Only in Dream

Tittle: Only in Dream
Cast: Park Chanyeol
Sarah Jung / Jung Seun Mi
Genre: Romance, AU
Rating: PG 13
Author: naifahmp

Inspired

Bythis quote

When the morning comes and the sun begins to rise
I will lose you because it’s just a dream – Pooh

Dan ketika saya sedang bermimpi indah tentang seseorang yang mirip dengan chanyeol lalu mimpi itu berakhir karna saya dibangunkan oleh mama saya-__-

Ini murni hasil karya imajinasi saya, jika ada kesamaan itu hanya kebetulan semata.
It’s just a story, so enjoy it

***

Gadis berambut hitam sepunggung itu memandangi kiri dan kanan jalanan, memastikan keadaan jalan apakah ia bisa menyeberang atau tidak. Saat ia akan menyeberangi jalan karna merasa sudah aman, sebuah sepeda motor berwarna hitam melintas didepannya dan memasuki gerbang sekolah yang ada diseberang jalan, sekolah gadis itu, Hyundai Senior High School.

Langkah gadis korea-indonesia itu terhenti. Matanya masih tertuju pada punggung si pengendara motor hitam yang semakin lama semakin mengecil dan hilang dari pandangannya saat berbelok kesisi kiri, tempat parker sekolah tersebut.

Senyum miris terlukis dibibir pink pucatnya akibat rasa nyeri dibagian dadanya. Ia kembali melangkahkan kakinya dan menyeberangi jalan. Saat sudah melewati gerbang sekolahnya ia mulai berjalan menyusuri koridor sekolah menuju kelasnya sambil mengingat kejadian yang membuat hatinya melambung tinggi sekaligus nyeri.

***

Gadis itu, Jung Seun Mi atau lebih sering dipanggil Sarah, nama indonesianya. Sedang memandangi deretan minuman yang ada didalam lemari pendingin mini market  dikantin sekolahnya (?), tempat dirinya berada sekarang. Seorang pria jangkung berjalan memasuki mini market tersebut dan berjalan kearah sarah, Pria itu juga sedang memandangi deretan minuman didepannya sama dengan yang dilakukan sarah yang saat ini berada disampingnya.

Sarah mendongak dan menatap pria jangkung yang ada sidampingnya, mata bulatnya melebar melihat pria yang disukainya itu berdiri disampingnya. Merasa diperhatikan pria itu pun memandang sarah, sarah yang tertangkap basah hanya terdiam dan tetap memandangi wajah pria itu yang sedang menatapnya dengan tatapan ‘apa?’

Sarah menaikkan sudut alis kirinya saat mendapati ada sesuatu disudut kanan bibir pria itu, tangannya terangkat dan menyentuh sudut bibirnya sendiri.

“ada sesuatu dibibirmu?” ucapnya

“eh?” tanya pria itu bingung sambil menyentuh sudut kiri bibirnya

“bukan, yang sebelahnya” ucap sarah lagi

Pria itu pun menyentuh sudut bibir kanannya namun tidak mendapati apapun. Sarah meniup poninya dan karna tidak sabar akhirnya menggenggam pergelangan tangan kiri pria itu. menuntun ibu jari pria itu dengan ibu jarinya lalu menghapus noda berwarna merah disudut bibir pria itu, ia pun memperlihatkannya pada pria jangkung itu.

Pria itu yang tadinya terkejut saat sarah menggenggam tangannya kini memandangi ibu jarinya lalu tersenyum.

“ahhh, saus tomat. Pasti waktu makan burger tadi. Gomawo sarah-ssi” ucap pria itu sambil memandang sarah. Untuk sesaat ia terpesona dengan tatapan sendu gadis itu.

Sarah menatap pria didepannya itu dengan tatapan terkejut sekaligus bingung, dia mengenaliku? Oh, mungkin saja karna kami berteman dime2day, pikirnya.

“cheonma chanyeol-ssi” balas sarah akhirnya sambil tersenyum juga

Sekali lagi pria itu, Park Chanyeol, terpesona dengan sarah, jika tadi tatapan sendunya maka kali ini adalah senyum lembut gadis itu. namun ia kembali bisa mengendalikan dirinya.

Setelah membeli minuman masing-masing mereka pun berjalan bersama keluar dari kantin tanpa menyadari jari-jari mereka saling bertautan. Dan untung saja saat itu keadaan kantin sudah sepi karna bel istirahat sudah dari tadi berbunyi sehingga mereka tidak menjadi pusat perhatian. Karna murid-murid yang sekarang ada dikantin adalah junior mereka, mungkin mereka tidak terlalu ingin ambil pusing dengan apa yang dilakukan oleh senior mereka itu. mungkin mereka berdua sepasang kekasih, pikir mereka.

Sebenarnya kelas chanyeol lebih dulu dilewati daripada kelas sarah karna kelas pria itu berada tidak jauh dari kantin, namun dengan alasan ingin bertemu dengan adiknya yang memiliki kelas tidak jauh dari kelas sarah akhirnya ia pun menemani gadis itu dengan jari-jari mereka masih saling bertautan.

“Sampai jumpa” ucap chanyeol saat mereka berdua sudah berada didepan kelas sarah.

“Ne, sampai jumpa” balas sarah sambil tersenyum

Baru satu kali melangkah sarah langsung berhenti dan untuk sesaat mereka berdua saling berpandangan lalu memandangi jari-jari mereka yang saling bertautan lalu melepasnya.

Keduanya terdiam lalu secara bersamaan mengucapkan maaf. Mereka kembali saling memandang lalu tertawa bersama.

“yeoli. . . “ gumam sarah saat chanyeol menggenggam kedua tangannya lalu berjalan mendekati sarah. Chanyeol menatap mata sendu sarah yang sukses membuatnya terpesona dan dengan sedikit gugup mengecup kening gadis itu, lama.

Membuat jantung keduanya berdetak tak karuan dan serasa waktu berhenti.

Namun semuanya mendadak gelap.

***

Sarah mendengar suara seorang wanita yang terus-terusan memanggil namanya. ia  membuka matanya perlahan, mengerjap-ngerjapkannya beberapa kali dan mendapati wajah eommanya.

“bangun sayang, kau tidak ingin terlambat kesekolah kan?” ucap eommanya menggunakan bahasa Indonesia yang sangat fasih lalu beranjak keluar dari kamar sarah.

Sarah menghela nafasny dengan berat. Entah ia harus marah atau berterima kasih pada eommanya karna telah membangunkan dirinya. atau ia harus gembira atau tidak karna kembali memimpikan pria itu. yang jelas dadanya terasa nyeri menyadari semua itu hanya mimpi.

***

“Wooooiiiiii” seru seorang gadis berkulit putih sambil menepuk kedua bahu sarah dari arah belakang yang tentu saja membuat sarah tersentak dan kembali tersadar dari lamunannya.

“yak! Choi jinri! Kau ingin aku mati kena serangan jantung apa?!” teriak sarah pada sahabatnya itu

“kamu sih, dari awal datang sampai sekarang kerjaannya melamun terus. Sapa kek, apa kek. Emang kamu ngelamunin siapa? Si chanyeol itu ya? Cieee” goda jinri tanpa memperdulikan omelan sarah

“sudah tau kenapa masih mengganggu coba?” tanya sarah sewot

“mian deh mian, temani aku kekantin ya? Lapar nih belum sarapan. Hitung-hitung bisa liat chanyeol juga, siapa tau dia lagi nongkrong depan kelasnya.” ucap jinri sambil menarik-narik tangan sarah, yang akhirnya dituruti sarah.

Saat melewati kelas chanyeol sarah terus-terusan memandangi wajah tampan pria itu yang entah sedang membicarakan entah apa dengan kedua temannya, baekhyun dan kris sambil tertawa. Melihat wajah pria yang sejak lama disukainya itu tanpa sadar membuat sarah tersenyum lembut. Sayangnya walaupun ia menyukai pria itu, ia tidak memiliki keberanian apapun untuk mendekatinya bahkan sekedar untuk berbicara.

Mungkin lebih baik begini, pikirnya. Lebih baik menyukai pria itu diam-diam dan hanya memandangnya serta menganguminya dari jarak jauh.  Karna entah mengapa ia sendiri yakin ia tidak akan pernah bisa dekat dengan pria itu kecuali, hanya didalam mimpi.

END

Advertisements

Published by

Black Pearl

A girl with a lot of things in her mind and also known as Salt77.

Share Your Mind, Please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s