Cause Bored and Facebook [1/2]

Main Cast: Park Min Ah (OC)

Cho Kyuhyun

Genre: Romance, AU

Leght: Chapter

Rating: PG-13

 

its just a story so enjoy it^^

 

Seorang gadis berambut hitam sepunggung sedang fokus memandangi layar laptopnya. tangan kanannya sesekali sibuk memegang mouse dan jari-jari tangannya akan menari-nari diatas keyboard laptopnya. Ia menyandarkan dirinya disandaran kursi yang sedang didudukinya lalu meminum habis segelas cappocino yang tinggal seper-empatnya.

Ia menghembuskan napasnya, memandang sekilas ke jam dinding dikamarnya yang sudah menunjukkan pukul 11 siang lalu beranjak dari kursi yang didudukinya menuju lemari pakaian yang ada disudut kanan kamarnya.

Ia membuka pintu lemari pakaiannya, kedua tanggannya disilangkan didepan dada dan telunjuk tangan kanannya mulai menyentuh satu persatu baju yang ada disana. Kedua alisnya saling bertaut

Kenapa aku harus bingung begini? Pikirnya

Ia meniup poninya lalu kembali menatap layar laptopnya. Melihat kembali percakapan yang dilakukannya dengan seorang namja di jejaring sosial, Facebook. Kenapa facebook? Dia memang lebih menyukai twitter, tapi bukan berarti dia tidak bermain facebook kan? Di jejaring sosial yang satu ini ia merasa lebih nyaman meng-upload foto dan menyukai ‘suasana’-nya yang berbeda dengan twitter, timeline-nya terkadang penuh dengan orang yang sedang bertengkar. Bukan berarti facebook tidak sih, karna facebook dan twitter sama-sama jejaring sosial. Orang bisa men-tweet atau meng-update status sesuka mereka. ia juga terkadang jengkel dengan orang di facebook yang memasang foto yang tidak-tidak, tapi salah satu alasan penting ia masih sering bermain facebook adalah namja yang baru saja melakukan percakapan dengannya ini. Ia melihat kembali statusnya yang dikomentari oleh namja itu, status yang menyebabkan dirinya seperti sekarang.

Park Min Ah

Nothing to do, i’m really really really  bored-______- mau jalan tapi tidak ada teman T.T

Cho Kyu Hyun: Nado-________-

Park Min Ah: Setidaknya kau namja, jadi bisa pergi sendiri T.T

Cho Kyu Hyun: Memangnya kau kenapa?._.

Park Min Ah: Aku tidak boleh pergi kemana-mana kalau tidak ada yang menemani, kata appa dan eomma nanti aku bisa diculik orang

Cho Kyu Hyun: Hahaha, memangnya kau tidak punya saudara yang bisa menemanimu? Lagian, memangnya umurmu itu berapa sampai orang tuamu bilang begitu? Anak manja!

Park Min Ah: MWO? Yak! Aku ini tidak punya saudara, dan juga AKU TIDAK MANJA. Orang tuaku saja yang sedikit berlebihan, aku kan yeoja._.

Cho Kyu Hyun: O

Ia kembali jengkel membaca kalimat oh tidak, huruf terakhir dari namja itu. O? hanya O? ia memang merasa sangat senang karna setelah sekian lama akhirnya ia bisa ‘mengobrol’ dengan namja yang disukainya sejak kelas 2 SMP itu. Tapi melihat huruf itu tetap saja ia jengkel, sifat namja yang disukainya itu memang sedikit menyebalkan. Ia lalu membuka percakapannya kembali

Cho Kyuhyun: kau siswi kelas IX-3 kan?

Park Min Ah: Ne

Cho Kyuhyun: Kita pernah sekelas saat mos kan?

Park Min Ah: Ne

Cho Kyuhyun: Rumahmu didekat minimarket kan?

Park Min Ah: Ne

Cho Kyuhyun: Kau punya jawaban selain ‘Ne’?

Park Min Ah: Tidak punya

Ia tersenyum ketika membacanya lagi, namja satu ini memang harus dibalas siapa suruh membuatnya kesal dengan huruf O nya itu. ia lalu membuka percakapannya dengan kyuhyun

Cho Kyuhyun: Kau marah?

Park Min Ah: menurutmu?

Cho Kyuhyun: mianhae L

Park Min Ah: Hmmm he eh, gomawo J

Cho Kyuhyun: Eh? Untuk apa? ._.

Park Min Ah: Berkat kau aku jadi tidak bosan lagi. Yaahh, walaupun kau membuatku sedikit jengkel

Cho Kyuhyun: Jinjja? Aku juga berterima kasih karna kau aku jadi tidak bosan lagi. Sekali lagi mianhae karna membuatmu jengkel

Park Min Ah: Ne^^ tidak apa-apa, kurasa membuat orang jengkel memang bakatmu

Cho Kyuhyun: mwo? Ini pujian atau hinaan?

Park Min Ah: Pujian._.

Cho Kyuhyun: :3 pujianmu sangat menyentuh. . . *menyentuh darimana bang? XD*

Kau mau jalan-jalan?

Park Min Ah: Aku mau sih, tapi dengan siapa coba?

Cho Kyuhyun: ß——  ?

Park Min Ah: eh? Maksudmu. . . aku pergi denganmu? Cho Kyuhyun?

Cho Kyuhyun: Bingo! tentu saja denganku, dengan Cho Kyuhyun. Kenapa? ayoooo, kau pasti tidak menyangka akan diajak jalan oleh namja tampan sepertiku. Hohoho

Park Min Ah: cih, bahkan ajakan Lee Min Ho oppa kutolak. Apalagi namja sepertimu :p

Cho Kyuhyun: Hahahaha, Lee Min Ho? Bangun woy, bangun! Aku ini masih lebih tampan darinya

Park Min Ah: halah, terserah kau saja

Cho Kyuhyun: eotte?

Park Min Ah: ?

Cho Kyuhyun: haishh, jinjja. Ajakanku tadi, mau tidak?

Park Min Ah: bagaimana yaaaaaaa????????

Cho Kyuhyun: yak! Aku serius. Mau tidak? Kalau tidak mau tidak apa-apa sih aku tidak akan memaksa

Park Min Ah: baiklah, aku mau. Dari pada kau menggalau karna ajakanmu ditolak oleh yeoja manis sepertiku

Cho Kyuhyun: Galau? Justru kau yang galau kalau menolak ajakanku. Manis? Memangnya kau gula? Tapi kenapa tidak ada semut yang mengelilingimu? :p

Park Min Ah: Aku tidak jadi pergi kalau begitu

Cho Kyuhyun: YAK! YAK! YAK!!! Jangan begitu dong, aku kan bercanda. Aish kau ini, begitu saja sudah ngambek. Kau jadi pergi yah? Yah? Yah? Yah?

Park Min Ah: baiklah, aku pergi. Soalnya aku tidak tahan kalau nanti harus melihat statusmu yang galau karna ajakanmu kutolak. Memang kita mau kemana?

Cho Kyuhyun: ke mall saja bagaimana? Tidak usah yang jauh-jauh. Nanti kau kujemput, tunggu didepan minimarket dekat rumahmu itu. Setengah satu aku sudah ada disana, kau siap-siap saja.

Park Min Ah: Sip^^

Min ah merenggangkan kedua tangannya sambil tersenyum. Mimpi apa dia semalam sampai-sampai orang yang dia kira tidak pernah melihatnya itu malah mengajaknya jalan. Ia mengambil handphone touchscreennya, menekan angka 1 lalu ia segera menghubungi orang yang menjadi nomor 1 dipanggilan cepatnya

“yeoboseyo” ucap min ah, ia kini sedikit gugup

“yeoboseyo, ada apa sayang?” ucap seorang pria diujung sana

“mmm, appa . . .” min ah mengembuskan nafasnya sebentar. Ia terlalu gugup untuk bertanya

“Ya? Ada apa sayang?” suara appa min ah mulai terdengar khawatir

“mmmm” min ah kembali menghembuskan nafasnya “ sebentar temanku akan menjemputku dan mengajakku jalan-jalan ke mall. Aku boleh pergi?” ia kini menggigit bibirnya, berharap bahwa appanya tidak akan melarangnya dan mengajukan pertanyaan yang bisa membuatnya tidak jadi pergi

“ Namja atau yeoja?”

DEG!

Ia kini menatap nanar layar laptopnya, ia pasti tidak bisa pergi kalau berkata jujur tapi ia juga tidak bisa bohong pada appanya.

“Namja”

“Hanya kalian berdua?”

“Ne”

“Siapa namanya?”

“Cho Kyuhyun”

“Sekolah dimana?”

“Sama denganku”

“Kalian sekelas?”

“Tidak, dia dikelas IX-1”

“Ohhh, kapan?”

“setengah satu dia akan datang menjemputku” ia kini menarik-narik ujung t-shirt merahnya, berharap bahwa mungkin appanya akan mengijinkan. Kalau itu terjadi, ia akan sangat berterima kasih pada apapun itu yang tengah merasuki appanya yang selalu menekankan bahwa ia belum boleh pacaran atau setidaknya, dekat dengan namja.

“Kau boleh pergi” ia kini menutup mulutnya dengan tangan kirinya, berusaha menahan dirinya agar tidak berteriak

“Tapi ada satu syarat” ia kembali menggigit bibirnya, takut dengan syarat yang akan diberikan appanya

“Kalau temanmu, si Cho Kyuhyun itu sudah datang. Telpon appa, appa ingin bicara sebentar dengannya. Arrasseo?”

“Tapi appa. . .”

“Tidak ada tapi-tapian. Oh iya, kau punya uang kan? Jangan sampai kau pergi kemall dengan kantong kosong”

“Ne, aku punya”

“Ya sudah, jangan lupa telpon appa kalau dia sudah datang. Appa sayang kamu”

“Nado”

Sambungan dengan appanya sudah terputus, ia memandang nanar handphone putihnya itu. Apa yang harus dikatakannya pada Kyuhyun nanti? Bagaimana kalau nanti Kyuhyun merasa risih? Kyuhyun kan bukan namjachingunya.

Ia menekan angka 2 namun tidak jadi menghubunginya. Jangan menambah rumit keadaan. Cukup appa saja yang tau, eomma tidak usah. Pikirnya. Ia melirik jam di handphonenya, sudah pukul 12. Tunggu. 12?

“aaaaaa, apa yang harus kukenakan?” ia berlari kearah lemari yang pintunya sudah terbuka dan menatap dengan bingung semua pakaian yang ada didalamnya.

Ia meniup poninya “huuh,calm,calm.” Ia menarik nafasnya dalam lalu membuangnya, seperti itu selama 3 kali. Ia lalu mengambil dan mengenakan t-shirt berwarna hitam berlengan ¾ yang dibagian depannya bertuliskan ‘Queen’ berwarna kuning emas dengan gambar mahkota ratu diatasnya dengan warna yang senada

*

Cho Kyuhyun’s

Cho Kyuhyun berdiri didepan cermin yang seukuran dengan tubuhnya, menyemprotkan parfum dibagian leher, belakang telinga dan pergelangan tangannya. Memandang dirinya sekali lagi dari bawah sampai atas dengan bantuan cermin. Sepatu keds warna hitam, celana jeans selutut serta t-shirt berwarna hitam yang dibagian depannya bertuliskan ‘King’ dengan gambar mahkota raja diatasnya yang berwarna kuning dan kemeja kotak-kotak berwarna hitam.

Ia lalu merapikan rambutnya lalu memiringkan sedikit poninya dan yup! Selesai. Ia mengambil kunci motor yang ada dimeja belajarnya lalu keluar dari kamarnya dengan senyum yang terus melekat dibibirnya.

“Hey, namja gila” bersamaan dengan suara itu sebuah bantal mendarat tepat diwajahnya.

“Aish, noona!” ia membalas orang yang meleparkannya bantal itu dengan melempar balik.

“Kau, kenapa senyum-senyum begitu? Sudah gila ya? Lagian kau mau kenapa? Ayooo, kau mau bertemu yeojachingumu ya?” ucap noona Kyuhyun dan tersenyum aneh

“noona ini baru pulang sudah berpikir yang tidak-tidak,memangnya kalau senyum itu berarti kita gila? Pacar, pacar. Dia bukan pacarku” ucap Kyuhyun sedikit salting

“Oh ya? Terus kenapa mukamu merah begitu? Ciiee, salting nie, salting.”

“Ah, terserah  noona. Aku mau pergi dulu” ucapnya sambil berjalan melewati noonanya

“Hati-hati ya, salam sama yeojachingumu itu. Kapan-kapan bawa dia kemari.” Teriak noona Kyuhyun yang membuat Kyuhyun semakin salting.

*

Sekarang Min ah sedang berdiri didepan minimarket dekat rumahnya menunggu Kyuhyun yang mungkin sekitar 5 menit lagi akan datang menjemputnya. Ia teringat lagi perkataan appanya, saat Kyuhyun datang dia harus berbicara dengan appanya. Tapi. . apa yang akan dikatakan appanya pada Kyuhyun? Dan juga apa yang akan dilakukan Kyuhyun setelah itu? Jangan-jangan ia langsung pergi dan tidak mau berbicara dengannya lagi.

Ia menggelengkan kepala, tidak. Ia tidak boleh berpikir hal yang aneh-aneh dulu. Tiba-tiba sebuah motor Ninja (?) berwarna hitam berhenti didepannya. Kyuhyun, tentu saja. Siapa lagi kalau bukan dia, ia melepaskan helmnya dan turun dari motor.

“Annyeong” ucap Kyuhyun dengan senyum yang belum hilang dari wajahnya

“Annyeong” balas min ah dengan senyum juga

“Kau ingin mengatakan sesuatu?” Tanya kyuhyun. Min ah menelan air liurnya. Terlihat jelas kah?

“Mmm, begini. . appaku ingin bicara denganmu. Tidak apa-apa?” Tanya Min ah dengan menggigit bibirnya, kebiasan jika sedang gugup.

Kyuhyun sedikit bingung, untuk apa appa min ah ingin bicara dengannya? Tapi, ya baiklah.

“Hmmm, tidak apa-apa”

Min ah mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya lalu menghubungi appanya

“Yeoboseyo” ucap appa min ah

“Yeoboseyo appa, mmm Kyuhyun sudah datang”

“Ohh, kalau begitu berikan padanya. Appa ingin bicara”

Min ah mengulurkan tangannya, memberikan handphonenya pada Kyuhyun. Masih dengan bingung Kyuhyun pun mengambil handphone tersebut lalu menempelkannya ditelinganya.

“Yeoboseyo”

“……”

“Ne”

“…..”

“Ne”

“……”

“Ne”

“…..”

“Ne”

“…..”

“Ne”

Kyuhyun terdiam, mengembuskan nafasnya sesaat lalu menjawab “Ani”

“…..”

Untuk beberapa saat ia menatap min ah dalam “Ne”

Kyuhyun menatap layar handphone min ah yamg sedang menampilkan wallpaper foto gadis itu yang sedang menutup mulut dengan tangannya serta menampilkan mimik wajah yang terkejut. Ia tersenyum memandanginya sebelum memberikannya kepada min ah.

Min ah kini menatapnya dengan mata penuh kecemasan, apa yang akan terjadi sekarang?

“Tadi. . . appaku bilang apa?”

“Bukan apa-apa”

Entah kenapa senyum Kyuhyun membuatnya tenang

“Oh iya, kalau aku mengajakmu jalan tentu tidak ada namja yang akan marah kan?”

Min ah menautkan kedua alisnya “Memangnya siapa yang mau marah? Apa appaku marah tadi?” seketika itu juga ekspresi nya berubah menjadi khawatir.

“Tidak, tidak, appamu tidak marah kok”

“Lalu?”

“Lalu? Mmm, kalau tidak ada yang marah. Well, Ini bukan jalan-jalan biasa” jawab kyu hyun masih dengan senyum diwajahnya

“Lalu? Kalau bukan jalan-jalan apa dong namanya?”

“Kencan”

 

TBC

Annyeong readers-deul^^

Mungkin saya bakalan sedikit curhat disini, ff ini sebenarnya udah lama dan mungkin sudah berlumut (?) dalam folder saya. Mau di post tapi nggak jadi karna saya merasa ff ini masih banyak kekurangan, akhirnya terabaikan lah. Dan waktu itu saya lagi kurang kerjaan, buka-buka folder dan akhirnya baca ff ini lagi. Sempat kepikiran untuk mempost tapi rasa pesimis itu datang lagi.

Tapi alhamdulillah saya bisa mengatasi rasa pesimis itu. ff ini kan murni hasil imajinasi saya sendiri, kenapa harus malu coba? Saya udah capek-capek nulis, masa diabaikan?

Jadi.. yah, saya minta maaf kalau ff ini banyak kekurangan. 🙂

Advertisements

Published by

Black Pearl

A girl with a lot of things in her mind and also known as Salt77.

4 thoughts on “Cause Bored and Facebook [1/2]”

  1. Annyeong chingu!! Aku dateng lagi, nih! xD
    Lanjutannya jangan lama-lama di post yah~
    Menurutku pribadi, ff’y udah sempurna kok, kkk~
    Soalnya cast-nya anak aku,, wkwkwk~

    Sekalian, yang When I’m Stop Ignoring You’nya juga jangan lama-lama please~ *puppy eyes *plakkk *ada maunya
    Tapi kalo mau update ff lain ga apa2 kok,,, *apalagi yang castnya EXO *mehe-mehe

    1. Makasih 🙂 aduh dibilang sempurna, ini masih banyak kurang kok. hehehe

      When I’m Stop Ignoring You.. aku masih perlu bertapa (?) tapi bakalan dilanjut kok

  2. Annyeong thor!
    Aku reader baru hehe
    Suka banget sama Kyuhyun disini..
    Menurutku, Kyuhyun nya romantis banget …
    Ditunggu next part nya

Share Your Mind, Please?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s