Hari ini, Esok, dan Seterusnya

Seorang teman menyanyikan lagu dari film My Heart dan saya mendengarkan lagu itu hingga sekarang.

Hari ini, Esok, dan Seterusnya.

Banyak sekali peristiwa, tetapi saya mungkin terlalu malas untuk bercerita. Entah hari keberapa saya tidak menulis di buku harian saya. Mungkin seharusnya saya memilah-milah dan meresapi semuanya sebelum membuat satu kesimpulan pasti.

Satu yang pasti saya harusnya tidak berhenti belajar dan memahami, bahwa manusia kadang kala begitu adanya dan perasaan dan pemikiran saya tetap saya yang mengendalikan. Perilaku mereka yang mungkin melukai saya adalah saya sendiri yang memaknakannya, beberapa luka yang saya dapatkan tidaklah begitu besar hingga saya harus ke dokter untuk merawatnya. Mungkin.

Baiklah, saya akan mengerjakan revisi sebelum tidur.

selamat pagi.

 

Advertisements

Luruh di Nanti

Mungkin langit sedang mengamuk atau awan hanya lelah dan ingin meluruhkan diri. Pelan-pelan ia luruh sembari saya berjalan kaki menuju rumah, sekalipun seorang tukang bentor telah menegur saya dengan mengatakan sedang hujan; sebuah usaha agar saya menggunakan jasanya, mungkin.

Hari ini Rara Sekar dan Isyana Sarasvati Continue reading Luruh di Nanti

senja yang buruk ditempat yang (katanya) paling indah untuk menikmatinya

Processed with VSCO with p5 preset

Sebenarnya, tidak buruk. Tetapi suasana hati saya menuju buruk saat ini, tergantung bagaimana otak saya meresponnya. Sebenarnya, pikiran di kepala saya yang sedang melangkah ke jalan yang membuatnya semraut. Laptop saya sedang ngambek sementara saya sudah menjawadwalkan hari ini akan menyelesaikan satu laporan saya dan menyicil beberapa penelitian lain. Mungkin dia sudah lelah dan ingin pensiun, saya tidak tahu bagaimana merayunya agar tetap mau bekerja sama dengan saya sembari saya mencari penggantinya.

Mungkin saya juga kesal dengan segala hal yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri, tetapi kemalasan orang-orang sudah menjalar bahkan ke jari-jari mereka. Continue reading senja yang buruk ditempat yang (katanya) paling indah untuk menikmatinya

terima kasih

Kebaikan seringkali hadir saat saya tidak mengharapkan, meski kadang kala saya malah tidak mensyukuri hal tersebut dan lebih senang merawat sakit hati atas kebaikan-kebaikan yang saya harapkan namun tidak pernah terwujud. Namun, saya tidak ingin berpikir seperti itu lagi. Merawat kehangatan adalah penting sebagai bahan bakar saya, sakit hati akan berada di kotak lain.

Hah.

Pengantar yang buruk, tentu saja. Continue reading terima kasih